<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>diary lulu</title>
	<atom:link href="http://diarylulu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://diarylulu.wordpress.com</link>
	<description>Selalu ada kemudahan dalam kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2009 02:32:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='diarylulu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/eeaed67d0fe92a71e73557e2395d34d2?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>diary lulu</title>
		<link>http://diarylulu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://diarylulu.wordpress.com/osd.xml" title="diary lulu" />
	<atom:link rel='hub' href='http://diarylulu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bismillah, Memilih Pemimpin..</title>
		<link>http://diarylulu.wordpress.com/2009/07/08/bismillah-memilih-pemimpin/</link>
		<comments>http://diarylulu.wordpress.com/2009/07/08/bismillah-memilih-pemimpin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 02:32:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diarylulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diarylulu.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum wr.Wb Ikhwani dan akhwati fillah. Di dalam Islam memang tidak mengenal istilah demokrasi dan tidak ada demokrasi dalam Islam. Karena seorang khilafah itu dipilih berdasarkan musyawarah para Ulama yang di ketuai oleh salah seorang di antara mereka. Namun karena memilih pemimpin juga merupakan hak kita sebagai warga negara dan hukum negara kita memang masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=45&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_46" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img src="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/07/anak_indonesia1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="indonesiaku" title="anak_indonesia1" width="300" height="200" class="size-medium wp-image-46" /><p class="wp-caption-text">indonesiaku</p></div><br />
Assalamualaikum wr.Wb<br />
Ikhwani dan akhwati fillah.<br />
Di dalam Islam memang tidak mengenal istilah demokrasi dan tidak ada demokrasi dalam Islam. Karena seorang khilafah itu dipilih berdasarkan musyawarah para Ulama yang di ketuai oleh salah seorang di antara mereka.<br />
Namun karena memilih pemimpin juga merupakan hak kita sebagai warga negara dan hukum negara kita memang masih belum berazaskan Islam, maka memilih presiden melalui pemilu adalah hal penting yang patut kita perhatikan. Walaupun cara-cara memperoleh pemimpin belum Islami, maka hendaklah dalam memilih, kita menggunakan Ilmu. Tentunya Ilmu tentang bagaimana seorang pemimpin yang baik menurut kaidah agama Islam, sebagaimana khilafah Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali Radiallahu &#8216;Anhum Ajma&#8217;iin. Seorang pemimpin yang tidak mementingkan urusan duniawi semata, walaupun kita memerlukan hajat kepada dunia yang sementara ini.<br />
Memilih Presiden atau pemimpin adalah seperti memilih suami/istri atau pasangan hidup kita. Jangan sampai kita salah dalam memilih pasangan hidup kita, bisa menyesal seumur hidup kita. Walaupun pemerintahan presiden berlaku selama 5 (lima) tahun, tapi hendaklah jangan salah pilih, karena amat berpengaruh kepada masa depan bangsa Indonesia ini kedepannya.<br />
Penulis memberikan tips-tips bagaimana memilih pemimpin yang baik menurut Islam.</p>
<p>   1. Seorang pemimpin haruslah bisa memberi contoh akhlak yang baik, baik di lingkungan keluarga, tetangga dan masyarakat di sekitarnya. Hendaklah dia tidak ekslusiv dan menganggap dirinya lebih penting dari pada orang lain. Keluarganya harus mencerminkan ke Islaman yang di amalkannya. Karena Islam adalah agama amalan, bukan pembicaraan.<br />
   2. Seorang pemimpin harus bisa memberikan dorongan kepada rakyatnya untuk maju, baik dorongan moril maupun materiil. Dia harus lebih banyak berkorban untuk bangsa ini, bukan mengorbankan bangsa ini untuk kepentingan diri dan golongannya.<br />
   3. Seorang pemimpin haruslah mengayomi dan melindungi orang-orang yang lemah, dan menegakkan keadilan berdasarkan hukum yang ada. Bukan mementingkan orang-orang berduit yang semena-mena terhadap rakyat kecil, dan menjaga agar keadilan itu dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.<br />
   4. Seorang pemimpin adalah imam. Sebagaimana imam sholat, bisa di tegur bila melakukan kekeliruan, boleh di kritik asalkan dengan cara-cara yang hikmah.</p>
<p>Yang jelas, bila anda melihat sosok pemimpin itu anda akan teringat Allah dan alam akhirat, sebagaimana sabda Nabi SAW yang mahfumnya, &#8220;Teman yang baik adalah bila kamu memandangnya maka kamu teringat kepada Allah, bila kamu lihat tingkah lakunnya kamu teringat akan kampung akhirat, dan bila kamu dengar pembicaraannya, maka ilmumu akan bertambah.&#8221; dan seorang pemimpin yang baik harus bisa menjadi teman yang baik bagi siapa saja, kalangan apa saja, dan tidak mengambil jarak dengan rakyat jelata ataupun orang yang lemah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diarylulu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diarylulu.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diarylulu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diarylulu.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diarylulu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diarylulu.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diarylulu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diarylulu.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diarylulu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diarylulu.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diarylulu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diarylulu.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diarylulu.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diarylulu.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=45&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diarylulu.wordpress.com/2009/07/08/bismillah-memilih-pemimpin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93bfe8e8a1cd8ab994e62b92aeb62388?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diarylulu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/07/anak_indonesia1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">anak_indonesia1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KETIKA ALLAH BERKATA &#8220;TIDAK&#8221;</title>
		<link>http://diarylulu.wordpress.com/2009/06/15/ketika-allah-berkata-tidak/</link>
		<comments>http://diarylulu.wordpress.com/2009/06/15/ketika-allah-berkata-tidak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 08:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diarylulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diarylulu.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Ketika apa yang kita pikirkan tak sanggup untuk memikulnya apakah kita pernah memulai keluhan kita dengan ikhlas. Ya Allah ambillah kesombonganku dariku Allah berkata, &#8220;Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya.&#8221; Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat Allah berkata, &#8220;Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara.&#8221; Ya Allah beri aku kesabaran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=41&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika apa yang kita pikirkan tak sanggup untuk memikulnya apakah kita pernah memulai keluhan kita dengan ikhlas. </p>
<p>Ya Allah ambillah kesombonganku dariku<br />
Allah berkata, &#8220;Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya.&#8221;</p>
<p>Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat<br />
Allah berkata, &#8220;Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara.&#8221;</p>
<p>Ya Allah beri aku kesabaran<br />
Allah berkata, &#8220;Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri.&#8221;</p>
<p>Ya Allah beri aku kebahagiaan<br />
Allah berkata, &#8220;Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu.&#8221;</p>
<p>Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan<br />
Allah berkata, &#8220;Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada Ku.&#8221;</p>
<p>Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat<br />
Allah berkata, &#8220;Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal.&#8221;</p>
<p>Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku<br />
Allah berkata&#8230; &#8220;Akhirnya kau mengerti !&#8221;</p>
<p>Kadang kala kita berpikir bahwa Allah tidak adil, kita telah susah payah memanjatkan doa, meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak ada hasilnya. Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran telah kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali &#8212; orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan. Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang lain yang mendapatkannya-tanpa susah payah.</p>
<p>Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai, berakhir dengan penolakkan dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti pasangan. Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhanlah yang terus meningkat.</p>
<p>Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam dan pilek, lalu kita melihat tukang es. Kita yang sedang panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil). Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon pada Allah) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua kita tentu lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit kita. Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es. Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat itu. Begitu pula dengan Allah, segala yang kita minta Allah tahu apa yang paling baik bagi kita. Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah mengabulkannya. Karena Allah tahu yang terbaik yang kita tidak tahu. Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari &#8220;pilek&#8221; dan &#8220;demam&#8221;&#8230;. dan terus berdoa. </p>
<p>&#8220;Ilmu Lebih Berharga dibandingkan Harta<br />
Harta Berkurang jika diberikan kepada orang lain<br />
sedangkan ilmu bertambah dengan diberikan kepada orang lain,<br />
harta dijaga oleh pemiliknya sedangkan ilmu menjaga pemiliknya&#8221;</p>
<p>harapan masih ada kawan, tanamkan sikap ikhlas pada setiap langkahmu<a href="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/06/doa-rantai1.jpg"><img src="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/06/doa-rantai1.jpg?w=308&#038;h=409" alt="doa-rantai1" title="doa-rantai1" width="308" height="409" class="alignleft size-full wp-image-42" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diarylulu.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diarylulu.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diarylulu.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diarylulu.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diarylulu.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diarylulu.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diarylulu.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diarylulu.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diarylulu.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diarylulu.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diarylulu.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diarylulu.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diarylulu.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diarylulu.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=41&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diarylulu.wordpress.com/2009/06/15/ketika-allah-berkata-tidak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93bfe8e8a1cd8ab994e62b92aeb62388?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diarylulu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/06/doa-rantai1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">doa-rantai1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semangat belajar sampai mati</title>
		<link>http://diarylulu.wordpress.com/2009/05/04/semangat-belajar-sampai-mati/</link>
		<comments>http://diarylulu.wordpress.com/2009/05/04/semangat-belajar-sampai-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 04:24:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diarylulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diarylulu.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Hakikatnya setiap manusia itu bodoh. Oleh karenanya, Allah memerintahkan setiap hambaNYA untuk belajar dan belajar. Namun celakanya adalah ketika kita tak sadar akan kebodohan diri kita sendiri dan terus menerus terkungkung dalam kemalasan dan cuma sekedar menikmati kebodohan itu sendiri. Itulah yang disebut orang tolol. Bukan sebuah hal yang hina, belajar itu. Meskipun harus belajar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=37&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_38" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img src="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/05/syukur.jpg?w=300&#038;h=225" alt="syukur" title="syukur" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-38" /><p class="wp-caption-text">syukur</p></div><br />
Hakikatnya setiap manusia itu bodoh. Oleh karenanya, Allah memerintahkan setiap hambaNYA untuk belajar dan belajar. Namun celakanya adalah ketika kita tak sadar akan kebodohan diri kita sendiri dan terus menerus terkungkung dalam kemalasan dan cuma sekedar menikmati kebodohan itu sendiri. Itulah yang disebut orang tolol. Bukan sebuah hal yang hina, belajar itu. Meskipun harus belajar pada seorang yang lebih muda. Yuk belajar!! Meminjam istilahnya aa gym, yuk belajar dengan 3M. Mulai dari diri sendiri. Mulai hal yang kecil. Mulai saat ini juga.</p>
<p>Kenapa belajar harus dimulai dari diri sendiri? Karena kita adalah subyek yang mau tidak mau harus sadar diri dengan segala kelebihan dan kekurangan sehingga bisa belajar dengan baik. Benar, amat sangat berat mengajari orang lain, tapi lebih berat berkali lipat mengajari diri sendiri itu. Karena itu, dengan bercermin pada fakta itu, mari kita beramai-ramai belajar dari dan untuk diri sendiri.</p>
<p>Kenapa harus belajar dari hal kecil? Karena terkadang kita terlalu menyepelekan hal yang kecil. Padahal belum tentu suatu yang kecil itu layakna setetes air di lautan. Tapi pandanglah seperti noktah di kertas putih. Semakin lama, hal yang kecil itu akan semakin banyak. Dan sebelum kita menyadarinya, noktah itu telah menghitamkan kertas putih tadi.</p>
<p>Kenapa harus sekarang? Karena waktu itu rapuh. Dan waktu itu bukan kita yang menguasainya. Tak ada jaminan esok kita masih diberi kesempatan bernafas.</p>
<p>Belajar tak selalu menjadi kewajiban anak sekolahan atau kuliahan. Setiap individu wajib belajar agar bisa menjadi individu yang terus memperbaiki diri dan akan menjadi hamba yang berkualitas. Setiap hal yang kita alami mengandung nilai hikmah yang bisa kita gali dengan belajar. Semakin sering kita mendalami pembelajaran dari setiap peristiwa, akan semakin peka pula kita dalam memaknainya. Belajar tak sekedar melibatkan lima panca indera dan otak saja, tapi belajarlah dengan mengikutsertakan hati. Karena hal yang membedakan manusia dengan makhluk Allah lainnya adalah hati dan akal. Selain itu, hati sebagai pengontrol manakala apa yang kita pelajari selaras atau tidak dengan nurani. Bukankah Allah akan meninggikan derajat hamba yang berilmu itu?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diarylulu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diarylulu.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diarylulu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diarylulu.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diarylulu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diarylulu.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diarylulu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diarylulu.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diarylulu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diarylulu.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diarylulu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diarylulu.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diarylulu.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diarylulu.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=37&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diarylulu.wordpress.com/2009/05/04/semangat-belajar-sampai-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93bfe8e8a1cd8ab994e62b92aeb62388?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diarylulu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/05/syukur.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">syukur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>4 Pertanyaan Pamungkas Buat yang Kena VMJ (Virus Merah Jambu)</title>
		<link>http://diarylulu.wordpress.com/2009/04/23/4-pertanyaan-pamungkas-buat-yang-kena-vmj-virus-merah-jambu/</link>
		<comments>http://diarylulu.wordpress.com/2009/04/23/4-pertanyaan-pamungkas-buat-yang-kena-vmj-virus-merah-jambu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 15:42:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diarylulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diarylulu.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu VMJ? VMJ ini adalah sebuah istilah untuk menamai suatu rasa atau percikan rasa suka, cinta, sayang (atau apapun itulah namanya) yang &#8220;sedikit lebih&#8221; kepada lawan jenis. VMJ ini ngetop banget nih di kalangan remaja, khususnya pelajar apalagi. Ga percaya? Liat aja tuh di TV-TV sinetron atau layar teenlit isinya tentang cinta semua. &#8220;Pertama, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=34&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa itu VMJ? VMJ ini adalah sebuah istilah untuk menamai suatu rasa atau percikan rasa suka, cinta, sayang (atau apapun itulah namanya) yang &#8220;sedikit lebih&#8221; kepada lawan jenis. VMJ ini ngetop banget nih di kalangan remaja, khususnya pelajar apalagi. Ga percaya? Liat aja tuh di TV-TV sinetron atau layar teenlit isinya tentang cinta semua.</p>
<p>&#8220;Pertama, apakah engkau mencintai Allah ? Berapa kali kamu mengingat Allah? Merindukan Allah? Ingin bertemu denganNya? Bila iya engkau mencintai Allah, apakah kau sudah menuruti semua perintahNya? Apa engkau sudah shalat tepat waktu, infaq di jalanNya, dan mengamalkan Quran?&#8221;</p>
<p>&#8220;Kedua, apakah kamu mencintai rasulmu?&#8221; Lantas berapa kali kamu mengingat ajaran rasulullah Muhammad? Apakah kamu ingin bertemu dengannya? Apakah kamu ingin berpelukan dengannya? Apakah engkau yakin sudah melaksanakan sunnahnya? Sudahkah engkau shalat dhuha? Sudahkah engkau tahajud? Mengikuti sunnahnya, baik perkataan maupun perbuatan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ketiga, apakah engkau mencintai orang tuamu?&#8221; Lantas apakah kau sudah berusaha untuk membalas jasa orang tua? Apakah engkau selalu teringat pada orang tua? Apakah selalu teringat pada jasa-jasanya yang tak kenal lelah memberi nafkah dan mengurusmu sampai sekarang?&#8221; (Asal tahu aja, jasa orang tua ga pernah bisa dibalas, terutama ibu)</p>
<p>Pertanyaan terakhir, &#8220;Apakah engkau selalu terbayang oleh ikhwan/akhwat itu? Ingin selalu bersamanya? Ingin bertemu dengannya? Deg-degan bertemu dengannya? Ingin menatap mukanya?&#8221;</p>
<p>Nah sekarang, urutkan prioritas cinta kamu, sobat….. Kamu boleh aja cinta sama si ikhwan atau akhwat itu, menjawab &#8220;ya!&#8221; pertanyaan terakhir,  tapi dengan satu catatan, 3 pertanyaan sebelumnya harus kamu jawab dengan jawaban &#8220;Ya!&#8221; dengan lantang!</p>
<p>Tidak Harus Dihilangkan</p>
<p>Buat kebanyakan orang, hopeless juga kalau misalkan 3 pertanyaan terakhir harus dijawab semua dengan jawaban &#8220;Ya!&#8221;. Ada yang bertanya, &#8220;Keburu tua dong! Ilmu Islam itu kan luas, sementara jasa orang tua tidak akan pernah terbalas!&#8221;</p>
<p>Betul sekali. Pinter deh.</p>
<p>&#8220;Lantas bagaimana? Apakah kita harus menghilangkan rasa ini?&#8221;</p>
<p>Tidak juga. Setahu saya rasa ini adalah anugerah yang indah sekali. VMJ ini adalah rahmat dan pelajaran buat kita. Ingat saja, rasa suka atau mengagumi seseorang selama masih dalam batas kewajaran dan membuat kita memuji Allah itu tidak dilarang loh! Yang menentukan dosa tidaknya itu cara kita menyikapinya.</p>
<p>Cara Menyikapinya?</p>
<p>Iya! Cara menyikapinya ini yang sebenarnya penting. Serius! Kita tidak harus menghilangkannya atau membunuh perasaan kita sendiri. Ada cara yang jauh lebih baik dan lebih indah.</p>
<p>Lalu bagaimana? Gampang kok. Ada catatan untuk jawaban pertanyaan terakhir, bila kita menjawab &#8220;Ya!&#8221; Allah akan bangga, Rasul akan tersenyum senang, dan orang tua pasti akan bahagia. Intinya, semua rido deh!</p>
<p>Ini skema cara menyikapi VMJ yang benar :</p>
<p>VMJ Masuk ke hati –&gt; Puasa, Shalat Tahajjud, memperbanyak amalan sunnah, memperbanyak baca Quran, menjaga pandangan, minta petunjuk dan jodoh yang shaleh dan shalehah (boleh juga berdoa minta si &#8220;dia&#8221; dijadikan jodoh kita kelak, tapi Islam sendiri memberikan kriteria jodoh yang baik loh) –&gt; Menunggu waktu yang tepat datang –&gt; Ta’aruf –&gt; Melamar –&gt; Pernikahan –&gt; Keluarga yang Sakinah, Mawadah, Wa Rahmah</p>
<p>Nah, kalau misalkan berdoa si &#8220;dia&#8221; ingin didoakan biar berjodoh dengan kita, pastikan bahwa : Bagus Agamanya, Rupawan, Hartawan (materinya cukup), dan punya Nasab (keturunan) yang baik, dan yang paling dipentingkan Islam itu Agamanya!</p>
<p>Oke, sekrang kita kaji bila VMJ disikapi dengan sikap yang salah :</p>
<p>VMJ Masuk ke hati –&gt; Menyatakan perasaan (tembak) –&gt; Pacaran –&gt; Masih sekolah, belum punya biaya, belum kerja –&gt; Meneruskan pacaran –&gt; Bosan / Putus –&gt; Tidak jadi menikah</p>
<p>VMJ Masuk ke hati –&gt; Menyatakan perasaan (tembak) –&gt; Pacaran –&gt; Masih sekolah, belum punya biaya, belum kerja –&gt; Meneruskan pacaran –&gt; Semakin dekat dengan zina –&gt; tidak kunjung menikah –&gt; Berzina –&gt; Menikah dengan titel MBA (Married By Accident).</p>
<p>Saya yakin, teman-teman bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, Mana yang mendatangkan pahala, dan mana yang mendatangkan dosa. Tidak selamanya VMJ itu berbahaya, dan juga tidak selamanya VMJ itu menyenangkan, semua itu bergantung pada cara kita menyikapinya, untuk menjaga VMJ itu tumbuh dalam koridor-koridor yang benar sesuai ajaran Islam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diarylulu.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diarylulu.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diarylulu.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diarylulu.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diarylulu.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diarylulu.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diarylulu.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diarylulu.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diarylulu.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diarylulu.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diarylulu.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diarylulu.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diarylulu.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diarylulu.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=34&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diarylulu.wordpress.com/2009/04/23/4-pertanyaan-pamungkas-buat-yang-kena-vmj-virus-merah-jambu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93bfe8e8a1cd8ab994e62b92aeb62388?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diarylulu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Mencintai Seseorang Yg Tdk Sempurna Dgn Cara Yg Sempurna</title>
		<link>http://diarylulu.wordpress.com/2009/04/04/belajar-mencintai-seseorang-yg-tdk-sempurna-dgn-cara-yg-sempurna/</link>
		<comments>http://diarylulu.wordpress.com/2009/04/04/belajar-mencintai-seseorang-yg-tdk-sempurna-dgn-cara-yg-sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 12:20:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diarylulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diarylulu.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adaah kesempatan. Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=30&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_31" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><img src="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/04/semangat.jpg?w=200&#038;h=276" alt="ayo semangat dalam hidup" title="semangat" width="200" height="276" class="size-full wp-image-31" /><p class="wp-caption-text">ayo semangat dalam hidup</p></div><br />
Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adaah kesempatan.</p>
<p>Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.</p>
<p>Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Adasuatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : &#8220;Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil&#8221; Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak&#8230; Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan. Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diarylulu.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diarylulu.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diarylulu.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diarylulu.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diarylulu.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diarylulu.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diarylulu.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diarylulu.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diarylulu.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diarylulu.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diarylulu.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diarylulu.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diarylulu.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diarylulu.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=30&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diarylulu.wordpress.com/2009/04/04/belajar-mencintai-seseorang-yg-tdk-sempurna-dgn-cara-yg-sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93bfe8e8a1cd8ab994e62b92aeb62388?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diarylulu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/04/semangat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">semangat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Istikharah JalanNya</title>
		<link>http://diarylulu.wordpress.com/2009/04/04/istikharah-jalannya/</link>
		<comments>http://diarylulu.wordpress.com/2009/04/04/istikharah-jalannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 11:49:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diarylulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diarylulu.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian orang menentukan pilihan dengan kaca mata materialisme: kecantikan, harta, dan sejenisnya. Ada juga cara penentuan yang rumit, dengan membandingkan dalam berbagai perspektif, juga mekanisme lainnya. Islam sendiri sudah memberikan tuntunan untuk itu. Islam mengajarkan bagaimana memilih jodoh yang baik. Kendati pun demikian, tak jarang ada yang masih kebingungan dalam menentukan pilihannya. Dalam konteks inilah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=26&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_27" class="wp-caption alignleft" style="width: 242px"><img src="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/04/cinta-allah1.jpg?w=232&#038;h=209" alt="Cinta Allah" title="cinta-allah1" width="232" height="209" class="size-full wp-image-27" /><p class="wp-caption-text">Cinta Allah</p></div><br />
Sebagian orang menentukan pilihan dengan kaca mata materialisme: kecantikan, harta, dan sejenisnya. Ada juga cara penentuan yang rumit, dengan membandingkan dalam berbagai perspektif, juga mekanisme lainnya. Islam sendiri sudah memberikan tuntunan untuk itu. Islam mengajarkan bagaimana memilih jodoh yang baik. Kendati pun demikian, tak jarang ada yang masih kebingungan dalam menentukan pilihannya.</p>
<p>Dalam konteks inilah, Islam juga memberikan semacam solusi. Menentukan satu dari sekian banyak pilihan yang menentukan dalam hidup tak cukup dengan pertimbangan materialistis. Islam mengajarkan istikharah dalam memilih jodoh ini. Istikharah (memilih) cinta adalah salah satu cara yang efektif dalam menentukan pilihan dalam mencari jodoh.</p>
<p>Istikharah adalah memohon kepada Allah agar memilihkan dan menentukan yang terbaik serta memudahkannya. Istikharah juga berarti menentukan yang terbaik serta memudahkan jalan dari sekian banyak pilihan, khususnya dalam menemukan jodoh ideal sesuai syariatnya. Salat istikharah adalah salah satu cara yang bernilai ibadah dalam menentukan pilihan terbaik dalam hidup. Ada metode khusus, juga doa khusus. Namun tak jarang juga ada hal-hal bid’ah yang kerap dilakukan.</p>
<p>Misalnya mengharuskan adanya kemantapan hati, mengharuskan mimpi, memercayai ramalan paranormal, ramalan bintang, menggunakan tasbih dan lainnya. Berbagai amalan yang bid’ah (salah), yang tak pernah diajarkan Rasulullah, tentunya tak boleh dilakukan dalam beristikharah yang benar.</p>
<p>Kendati disyariatkan dalam Islam, istikharah bukanlah jalan pintas mencari cinta. Tetap harus ada jalan yang dilalui untuk mendapatkan cinta, tentu dengan cara yang diridhai-Nya. Istikharah adalah metode spiritual yang urgen dalam menentukan pilihan untuk jodoh. so tetap semangat menjalani hidup yah&#8230;<br />
karena setiap ibadahmu selalu kau rindu Ridhonya.. Amin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diarylulu.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diarylulu.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diarylulu.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diarylulu.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diarylulu.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diarylulu.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diarylulu.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diarylulu.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diarylulu.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diarylulu.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diarylulu.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diarylulu.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diarylulu.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diarylulu.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=26&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diarylulu.wordpress.com/2009/04/04/istikharah-jalannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93bfe8e8a1cd8ab994e62b92aeb62388?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diarylulu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/04/cinta-allah1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cinta-allah1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rencana Allah Itu Indah..</title>
		<link>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/22/rencana-allah-itu-indah/</link>
		<comments>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/22/rencana-allah-itu-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 03:19:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diarylulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diarylulu.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet. Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=21&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.dudung.net"><img class="alignright size-medium wp-image-22" title="ibu-2" src="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/03/ibu-2.jpg?w=232&#038;h=300" alt="ibu-2" width="232" height="300" /></a><br />
Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku  yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia  lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain.  Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang  ruwet.</p>
<p align="justify">Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut:  &#8220;Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini;  nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu  dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.&#8221;</p>
<p align="justify">Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih,  begitu Semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara  ibu memanggil; &#8221; anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu. &#8220;</p>
<p align="justify">Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga  yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit,  sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah  yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.</p>
<p align="justify">Kemudian ibu berkata:&#8221;Anakku, dari bawah memang nampak ruwet  dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar  yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya.</p>
<p align="justify">Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat  keindahan dari apa yang ibu lakukan.</p>
<p align="justify">Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya  kepada Allah; &#8220;Allah, apa yang Engkau lakukan? &#8221; Ia menjawab: &#8221; Aku sedang  menyulam kehidupanmu.&#8221; Dan aku membantah,&#8221; Tetapi nampaknya hidup ini ruwet,  benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang  cerah?&#8221;</p>
<p align="justify">Kemudian Allah menjawab,&#8221; Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu,  dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini. Satu saat nanti Aku akan  memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat  rencanaKu yang indah dari sisiKu.&#8221; </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diarylulu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diarylulu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diarylulu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diarylulu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diarylulu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diarylulu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diarylulu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diarylulu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diarylulu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diarylulu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diarylulu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diarylulu.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diarylulu.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diarylulu.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=21&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/22/rencana-allah-itu-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93bfe8e8a1cd8ab994e62b92aeb62388?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diarylulu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/03/ibu-2.jpg?w=232" medium="image">
			<media:title type="html">ibu-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puisi Kepadamu</title>
		<link>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/22/puisi-kepadamu/</link>
		<comments>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/22/puisi-kepadamu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 02:55:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diarylulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diarylulu.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[BILA AKU JATUH CINTA Allahu Rabbi aku minta izin Bila suatu saat aku jatuh cinta Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang Hingga membuat lalai akan adanya Engkau Allahu Rabbi Aku punya pinta Bila suatu saat aku jatuh cinta Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas Biar rasaku pada-Mu tetap utuh Allahu Rabbi Izinkanlah bila suatu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=18&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>BILA AKU JATUH CINTA</p>
<p>Allahu Rabbi aku minta izin<br />
Bila suatu saat aku jatuh cinta<br />
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang<br />
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau</p>
<p>Allahu Rabbi<br />
Aku punya pinta<br />
Bila suatu saat aku jatuh cinta<br />
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas<br />
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh</p>
<p>Allahu Rabbi<br />
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta<br />
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu<br />
dan membuatku semakin mengagumi-Mu</p>
<p>Allahu Rabbi<br />
Bila suatu saat aku jatuh hati<br />
Pertemukanlah kami<br />
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu</p>
<p>Allahu Rabbi<br />
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati<br />
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku<br />
Anugerahkanlah aku cinta-Mu&#8230;<br />
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu</p>
<p>Amiin. </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diarylulu.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diarylulu.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diarylulu.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diarylulu.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diarylulu.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diarylulu.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diarylulu.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diarylulu.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diarylulu.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diarylulu.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diarylulu.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diarylulu.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diarylulu.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diarylulu.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=18&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/22/puisi-kepadamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93bfe8e8a1cd8ab994e62b92aeb62388?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diarylulu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maafkan dan Lupakan</title>
		<link>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/22/maafkan-dan-lupakan/</link>
		<comments>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/22/maafkan-dan-lupakan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 02:41:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diarylulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diarylulu.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Ditengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir : HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENAMPAR PIPIKU. Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=13&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-14" title="islam1" src="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/03/islam1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="islam1" width="300" height="225" /><br />
Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Ditengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir : HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENAMPAR PIPIKU.</p>
<p>Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuat batu HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU.</p>
<p>Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya, &#8220;Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulis di batu ?&#8221; Temannya sambil tersenyum menjawab, &#8220;Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya diatas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya diatas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin.&#8221;</p>
<p>Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masalah lalu. Belajarlah menulis diatas pasir.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diarylulu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diarylulu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diarylulu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diarylulu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diarylulu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diarylulu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diarylulu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diarylulu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diarylulu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diarylulu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diarylulu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diarylulu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diarylulu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diarylulu.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=13&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/22/maafkan-dan-lupakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93bfe8e8a1cd8ab994e62b92aeb62388?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diarylulu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/03/islam1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">islam1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanganmu Ibu</title>
		<link>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/21/tanganmu-ibu/</link>
		<comments>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/21/tanganmu-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 08:53:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diarylulu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://diarylulu.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Ibumu adalah Ibunda darah dagingmu Tundukkan mukamu Bungkukkan badanmu Raih punggung tangan beliau Ciumlah dalam-dalam Hiruplah wewangian cintanya Dan rasukkan ke dalam kalbumu Agar menjadi azimah bagi rizki dan kebahagiaan (Emha Ainun Najib) Siang sudah sampai pada pertengahan. Dan Ibu begitu anggun menjumpai saya di depan pintu. Gegas saya rengkuh punggung tangannya, menciumnya lama. Ternyata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=3&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ibumu adalah<br />
Ibunda darah dagingmu<br />
Tundukkan mukamu<br />
Bungkukkan  badanmu<br />
Raih punggung tangan beliau<br />
Ciumlah dalam-dalam<br />
Hiruplah  wewangian cintanya</p>
<p>Dan rasukkan ke dalam kalbumu</p>
<p>Agar menjadi azimah bagi  rizki dan kebahagiaan</p>
<p>(Emha Ainun Najib)<br />
<a href="http://www.dudung.net"><img class="alignright size-medium wp-image-10" title="doaku padaMU" src="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/03/dua2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="doaku padaMU" width="300" height="225" /></a> Siang sudah sampai pada pertengahan. Dan Ibu begitu  anggun menjumpai saya di depan pintu. Gegas saya rengkuh punggung tangannya,  menciumnya lama. Ternyata rindu padanya tidak bertepuk sebelah tangan. Ibu juga  mendaratkan kecupan sayang di ubun-ubun ini, lama. “Alhamdulillah, kamu sudah  pulang” itu ucapannya kemudian. Begitu masuk ke dalam rumah, saya mendapati  ruangan yang sungguh bersih. Sudah lama tidak pulang.</p>
<p>Ba’da Ashar,</p>
<p>“Nak, tolong angkatin panci, airnya sudah mendidih”. Gegas saya angkat  pancinya dan dahipun berkerut, panci kecil itu diisi setengahnya. “Ah mungkin  hanya untuk membuat beberapa gelas teh saja” pikir saya<br />
“Eh, tolongin bawa  ember ini ke depan, Ibu mau menyiram”. Sebuah ember putih ukuran sedang telah  terisi air, juga setengahnya. Saya memindahkannya ke halaman depan dengan  mudahnya. Saya pandangi bunga-bunga peliharaan Ibu. Subur dan terawat. Dari dulu  Ibu suka sekali menanam bunga.</p>
<p>“Nak, Ibu baru saja mencuci sarung, peras dulu, abis itu jemur di pagar yah”  pinta Ibu.<br />
“Eh, bantuin Ibu potongin daging ayam” sekilas saya memandang Ibu  yang tengah bersusah payah memasak. Tumben Ibu begitu banyak meminta bantuan,  biasanya beliau anteng dan cekatan dalam segala hal.</p>
<p>Sesosok wanita muda, sedang menyapu ketika saya masuk rumah sepulang dari  ziarah. “Neng..” itu sapanya, kepalanya mengangguk ke arah saya. “Bu, siapa  itu.?” tanya saya. “Oh itu yang bantu-bantu Ibu sekarang” pendeknya. Dan saya  semakin termangu, dari dulu Ibu paling tidak suka mengeluarkan uang untuk  mengupah orang lain dalam pekerjaan rumah tangga. Pantesan rumah terlihat lebih  bersih dari biasanya.</p>
<p>Dan, semua pertanyaan itu seakan terjawab ketika saya menemaninya tilawah  selepas maghrib. Tangan Ibu gemetar memegang penunjuk yang terbuat dari kertas  koran yang dipilin kecil, menelusuri tiap huruf al-qur’an. Dan mata ini  memandang lekat pada jemarinya. Keriput, urat-uratnya menonjol jelas, bukan itu  yang membuat saya tertegun. Tangan itu terus bergetar. Saya berpaling,  menyembunyikan bening kristal yang tiba-tiba muncul di kelopak mata. Mungkinkah  segala bantuan yang ia minta sejak saya pulang, karena tangannya tak lagi  paripurna melakukan banyak hal?</p>
<p>“Dingin” bisik saya, sambil beringsut membenamkan kepala di pangkuannya. Ibu  masih terus tilawah, sedang tangan kirinya membelai kepala saya. Saya  memeluknya, merengkuh banyak kehangatan yang dilimpahkannya tak berhingga.</p>
<p>Adzan isya berkumandang,</p>
<p>Ibu berdiri di samping saya, bersiap menjadi imam. Tak lama suaranya memenuhi  udara mushala kecil rumah. Seperti biasa surat cinta yang dibacanya selalu itu,  Ad-Dhuha dan At-Thariq.</p>
<p>Usai shalat, saya menunggunya membaca wirid, dan seperti tadi saya pandangi  lagi tangannya yang terus bergetar. “Duh Allah, sayangi Mamah” spontan saya  memohon. “Neng.” suara ibu membuyarkan lamunan itu, kini tangannya terangsur di  depan saya, kebiasaan saat selesai shalat, saya rengkuh tangan berkah itu dan  menciumnya.</p>
<p>“Tangan ibu kenapa?” tanya saya pelan. Sebelum menjawab, ibu tersenyum maniss  sekali.</p>
<p>“Penyakit orang tua”</p>
<p>“Sekarang tangan ibu hanya mampu melakukan yang ringan-ringan saja, irit  tenaga” tambahnya.<br />
Udara semakin dingin. Bintang-bintang di langit kian  gemerlap berlatarkan langit biru tak berpenyangga. Saya memandangnya dari teras  depan rumah. Ada bulan yang sudah memerak sejak tadi. Malam perlahan beranjak  jauh. Dalam hening itu, saya membayangkan senyuman manis Ibu sehabis shalat isya  tadi. Apa maksudnya? Dan mengapakah, saya seperti melayang. Telah banyak hal  yang dipersembahkan tangannya untuk saya. Tangan yang tak pernah mencubit,  sejengkel apapun perasaannya menghadapi kenakalan saya. Tangan yang selalu  berangsur ke kepala dan membetulkan letak jilbab ketika saya tergesa pergi  sekolah.</p>
<p>Tangan yang selalu dan selalu mengelus lembut ketika saya mencari kekuatan di  pangkuannya saat hati saya bergemuruh. Tangan yang menengadah ketika memohon  kepada Allah untuk setiap ujian yang saya jalani. Tangan yang pernah membuat  bunga dari pita-pita berwarna dan menyimpannya di meja belajar saya ketika saya  masih kecil yang katanya biar saya lebih semangat belajar.</p>
<p>Sewaktu saya baru memasuki bangku kuliah dan harus tinggal jauh darinya,  suratnya selalu saja datang. Tulisan tangannya kadang membuat saya mengerutkan  dahi, pasalnya beberapa huruf terlihat sama, huruf n dan m nya mirip sekali. Ibu  paling suka menulis surat dengan tulisan sambung. Dalam suratnya, selalu Ibu  menyisipkan puisi yang diciptakannya sendiri. Ada sebuah puisinya yang saya  sukai. Ibu memang suka menyanjung :</p>
<p>Kau adalah gemerlap bintang di langit malam<br />
Bukan!, kau lebih dari  itu<br />
Kau adalah pendar rembulan di angkasa sana,<br />
Bukan!, kau lebih dari  itu,<br />
Kau adalah benderang matahari di tiap waktu,<br />
Bukan!, kau lebih dari  itu<br />
Kau adalah Sinopsis semesta<br />
Itu saja.</p>
<p>Tangan ibunda adalah perpanjangan tangan Tuhan. Itu yang saya baca dari  sebuah buku. Jika saya renungkan, memang demikian. Tangan seorang ibunda adalah  perwujudan banyak hal : Kasih sayang, kesabaran, cinta, ketulusan.. Pernahkah ia  pamrih setelah tangannya menyajikan masakan di meja makan untuk sarapan?  Pernahkan Ia meminta upah dari tengadah jemari ketika mendoakan anaknya agar  diberi Allah banyak kemudahan dalam menapaki hidup? Pernahkah Ia menagih uang  atas jerih payah tangannya membereskan tempat tidur kita? Pernahkah ia  mengungkap balasan atas semua persembahan tangannya?..Pernahkah..?</p>
<p>Ketika akan meninggalkannya untuk kembali, saya masih merajuknya “Bu, ikutlah  ke jakarta, biar dekat dengan anak-anak”. “Ah, Allah lebih perkasa di banding  kalian, Dia menjaga Ibu dengan baik di sini. Kamu yang seharusnya sering datang,  Ibu akan lebih senang” Jawabannya ringan. Tak ada air mata seperti saat-saat  dulu melepas saya pergi. Ibu tampak lebih pasrah, menyerahkan semua kepada  kehendak Allah. Sebelum pergi, saya merengkuh kembali punggung tangannya, selagi  sempat , saya reguk seluruh keikhlasan yang pernah dipersembahkannya untuk saya.  Selagi sisa waktu yang saya punya masih ada, tangannya saya ciumi sepenuh  takzim. Saya takut, sungguh takut, tak dapati lagi kesempatan meraih tangannya,  meletakannya di kening.</p>
<p>***</p>
<p style="text-align:left;">Bagaimana dengan kalian para sahabat? Engkau sangat tahu, lewat tangannya kau  ada, duduk di depan komputer dan membaca tulisan saya ini. Engkau sangat tahu,  lewat tangannya kau bisa menjadi seseorang yang menjadi kebanggaan. Engkau  sangat tahu, dibanding siapapun juga. Maka, usah kau tunggu hingga tangannya  gemetar, untuk mengajaknya bahagia. Inilah saatnya, inilah masanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/diarylulu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/diarylulu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/diarylulu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/diarylulu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/diarylulu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/diarylulu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/diarylulu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/diarylulu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/diarylulu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/diarylulu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/diarylulu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/diarylulu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/diarylulu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/diarylulu.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=diarylulu.wordpress.com&amp;blog=7045143&amp;post=3&amp;subd=diarylulu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diarylulu.wordpress.com/2009/03/21/tanganmu-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93bfe8e8a1cd8ab994e62b92aeb62388?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">diarylulu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diarylulu.files.wordpress.com/2009/03/dua2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">doaku padaMU</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
